First Impression, Suzuki Intruder 250 LC Classic (19 Maret 2014)

 

Hello guys, kita bertemu lagi di test ride berikutnya, yaitu test ride salah satu motor legend dan klasik dari Suzuki, yaitu Suzuki Intruder 250 LC Classic. Bisa dibilang motor ini adalah kakeknya dari Suzuki Inazuma. Mari kita lihat seperti apa motor klasik dari Suzuki ini.

 

Penampilan

Pertama kali lihat si Intruder, dalam hati saya merasa, “mirip Harley yah ?? hanya saja sedikit kecil ukurannya”. Dan memang, Intruder bisa dibilang seperti Harley-nya Jepang, besar tapi tidak sebesar Harley.

Kemiripan itu bisa dilihat dari beberapa ciri khas motor Harley. Intruder memiliki tangki bensin yang besar. Stang yang lebar dan sedikit tinggi, bangku yang rendah dan lebar, serta knalpot yang berbentuk pipa. Bentuk lampu depan, lampu sein yang bulat serta lampu belakang berbentuk kotak menambah bentuk klasik motor ini. Dan seperti motor Harley, stop kontak Intruder juga terletak dibawah tangki, disebelah kiri motor.

Hal yang unik dari Intruder adalah letak semua indikator motornya. Semua indicator terletak diatas tangki bensin. Speedometer, odometer, indikator sein, lampu netral, dan lampu jauh berada diatas tangki. Sehingga jika ingin melihat indikator motor, tinggal lihat saja ke tangki bensin.

Tentunya ada satu hal yang membuat motor ini terlihat kekar, yaitu mesinnya. Mesin Intruder merupakan mesin V-twin yang besar yang memang biasanya terdapat ada di motor – motor Chooper pada umumnya. Memang bentuk Intruder klasik dan kekar broo.

Gambar

Gambar

Gambar

 

Ergonomi

Okey, lanjut ke ergonomi. Tentunya seperti yang anda tahu, direview sebelumnya, bahwa tinggi saya dan rekan kurang lebih 170cm, sehingga duduk diatas Intruder yang bangkunya rendah, membuat kaki kami menapak sempurna. Duduk diatas Intruder memang nyaman. Bangkunya yang lebar dan empuk, membuat (maaf) bokong terasa nyaman.

Lanjut ke setang. Karena setang yang agak tinggi dan lebar, membuat badan dalam posisi yang tegap dan tangan lurus ke depan. Tentunya posisi seperti ini membuat posisi pengendara nyaman terutama untuk jarak jauh. Posisi nyaman juga didukung oleh letak footstep yang jauh ke depan, sehingga kaki menapak kedepan dengan nyaman.

Namun, terdapat kekurangan juga dalam posisi berkendara nyaman seperti ini. Kekurangan itu seperti melakukan u turn (memutar balik). Dalam posisi pengendara seperti ini, pengendara harus mengambil radius putar yang agak jauh untuk memutar. Lalu, karena posisi footstep yang agak jauh, bagi mereka yang belum pernah membawa motor seperti ini sebelumnya, akan merasa agak canggung terutama ketika menjalankan motor dari keadaan diam. Seperti yang saya alami ketika pertama kali menjalankan Intruder, kaki saya canggung mencari tempat berpijak karena terbiasa dengan footstep dibawah mesin.

Gambar

Gambar

ini rekan saya dan saya sendiri hihihi 😛

 

Performa dan Pengendalian

test ini kami lakukan di jalan raya dengan perlengkapan berkendara yang lengkap . untuk keamanan

Nah, saatnya bagian performa nih. Walau termasuk motor klasik dan lama, jangan menganggap enteng performa motor ini. Tentunya,dinyalakan dulu nih mesin V-twin, 2 Cylinder 250 cc, air cooled. Begitu dinyalakan langsung terdengar suara V-twin menderu, suaranya tidak terlalu besar dan halus, tidak seperti suara Harley yang besar.

Saatnya menjalankan si Intruder nih, tentunya saya dan rekan menjalankan Intruder secara perlahan dulu. Agak canggung juga nih dengan posisi footstepnya. Setelah merasa mantap, saya mencoba menggeber si Intruder. Ternyata akselerasinya mengejutkan broo. Bisa dibilang akselerasi Intruder spontan dan tiba – tiba. Bisa dibilang, untuk motor lama dan klasik, kondisinya masih sangat bagus dan mesin sangatlah responsif. Saya akui, saya tidak melihat berapa kecepatan saya berakselerasi karena terlalu fokus kedepan dan terpukau dengan akselerasinya, tapi dari kekuatan Intruder yang saya rasakan, saya yakin motor ini bisa mengimbangi Kawasaki Ninja 250Fi. Dan bisa saya katakan, ini merupakan motor Suzuki terbaik yang pernah saya rasakan.

Lanjut ke handling. Karena motor ini agak lebar dan sedikit besar, pengendaliannya butuh perhatian khusus. Untuk perjalanan jarak jauh, Intruder merupakan motor tourer yang nyaman dan handlingnya nyaman ketika jalanan kosong atau tidak ramai. Namun ketika jalanan ramai apalagi lalu lintasnya padat atau macet, handlingnya menjadi masalah. Karena Intruder ukurannya lebar, agak menyulitkan ketika menyalip – nyalip di tengah kepadatan jalan raya. Permasalahan lainnya dengan Intruder, adalah ketika ingin melakukan U turn (putar balik). Setang dan motor yang lebar, membuat pengendara harus mengambil radius putar yang agak jauh.

Satu lagi hal yang menjadi perhatian adalah, panasnya mesin dan knalpot. Karena posisi mesin yang dekat kaki, ketika mesin panas, kaki terasa hangat broo. Lalu, juga harus berhati – hati dengan knalpot Intruder. Knalpot Intruder yang posisinya dekat kaki dan tidak dilapisi semacam pelindung panas, maka kaki harus diperhatikan agar tidak terkena panas knalpot.

Kesimpulan

Menurut saya dan rekan saya, Intruder termasuk motor yang spesial, dan mungkin salah satu Suzuki terbaik yang pernah ada. Penampilannya yang klasik dan lain daripada yang lain, membuat motor ini terasa berbeda dari motor pada umumnya.

Lalu performanya yang tidak main – main dan seperti motor 250cc modern yang ada sekarang, membuat motor ini tidak bisa diremehkan. Sehingga tenaganya bisa dibandingkan dengan motor – motor yang ada pada saat ini.

Intruder juga dapat dikatakan masih bisa digunakan untuk sehari – hari, walau handlingnya agak merepotkan terutama saat jalanan padat atau macet. Namun untuk touring jarak jauh, motor ini sangatlah nyaman dan mesinnya yang bertenaga, membuat motor ini sangat bisa diandalkan. Secara keseluruhan, motor ini merupakan salah satu motor legenda Suzuki. Salah satu motor Suzuki terbaik yang pernah ada.

at last itu lah test ride yang kita lakukan pada motor ini , motor ini memang spesial dan jarang terlihat di ibu kota dan di jalan raya namun motor inimempunyai ke istimewaan tersendiri ya itu jika anda ingin beli harley namun belom kesampean hehehe 😛 motor inipun cukup worth untuk anda miliki walaupun motor ini di import dengan status cbu hhhmmmm cukup menguras kocek ya hahaha:D

sekian review kami and keep safety riding bro !!

3 thoughts on “First Impression, Suzuki Intruder 250 LC Classic (19 Maret 2014)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *