First Ride: Honda CMX Rebel 500. Torsinya Mantap !!!

 

Hallo bro and sis, sebelumnya selamat datang di giginetral.com. Setelah lama giginetral sempat vakum, akhirnya giginetral balik lagi dengan wajah baru dan artikel terbaru tentunya yang akan dishare kepada bro and sis sekalian yang tertarik dengan dunia otomotif. Nah, pembahasan kali ini, kita akan membahas test ride singkat dari Honda CMX Rebel 500 atau yang biasa disebut Honda Rebel 500. Oh yahh, pembahasan kali ini lebih kepada feeling test ridenya yah, jadi dalam artikel ini kita tidak akan membahas fisik secara detail. Oh yah, tentunya giginetral berterima kasih kepada bro Abdul yang telah memberi kesempatan kepada giginetral untuk test ride Honda Rebel 500 saat acara Autovaganza yang kedua di Qbig lalu. Test ride ini sendiri dilakukan di area parkiran Qbig, jadi memang agak terbatas yahh area test ridenya.

Nah, sekilas mengenai Honda Rebel 500, Honda Rebel 500 adalah motor cruiser bigbike dari Honda yang memiliki mesin 500cc, 2 silinder segaris, yang menghasilkan tenaga 47,2 Hp pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 45,8 Nm pada 5.500 rpm, dimana tenaga tersebut disalurkan melalui penggerak rantai ke roda belakang. Honda Rebel 500 sendiri diliuncurkan di Indonesia pada bulan Maret 2017, sehingga motor ini sudah setahun menghiasi dunia bigbike di Indonesia. Nah, tanpa banyak basa basi lagi, yuk kita lanjut pada impresi test ride singkat si Rebel 500.

 

Ergonomi

Berbicara ergonomi, tentunya kita berbicara posisi riding. Ada tiga hal yang menjadi perhatian disini, yaitu posisi bokong, posisi kaki, dan posisi tangan yang meraih setang. Test rider giginetral sendiri memiliki tinggi sekitar 170cm dan bisa dilihat kaki menapak sempurna. Kaki yang bisa menapak sempurna ke tanah ini tentunya karena tinggi jok Rebel 500 yang hanya 69cm saja dan jok Rebel 500 ini posisi duduknya agak kedalam layaknya posisi duduk motor cruiser pada umumnya, sehingga untuk kebanyakan rata – rata tinggi orang dewasa Indonesia, ini motor termasuk motor yang pendek. Nah, posisi duduk yang rendah ini tentunya menambah rasa percaya diri apalagi dalam menegakkan motor yang memiliki berat 190 kg ini. Terasa enteng banget bro and sis..

Lanjut, untuk posisi footstep depan posisinya agak ditengah motor dan posisi ini sebenarnya cukup aneh terutama bagi mereka yang memiliki jangkauan kaki yang panjang. Umumnya, motor cruiser memiliki footstep yang agak jauh kedepan, namun karena ini posisi footstep ditengah, jadi bikin rada pegel di area paha jika dipakai dalam waktu yang agak lama terutama jika dipakai oleh rider dengan kaki yang panjang.

Untuk posisi setang sendiri, posisinya lumayan enak dan tingginya pas dengan badan, sehingga mudah dijangkau dan mudah ditekuk. Tentunya karena ini motor cruiser, posisi tangan akan agak lurus kedepan. Karena setang yang mudah dijangkau ini, maka punggung pun lebih rileks dan posisi badan siap untuk perjalanan jauh.

Mesin

Mesin Rebel 500 memiliki konfigurasi mesin 500cc, 2 silinder segaris, yang menghasilkan tenaga 47,2 Hp pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 45,8 Nm pada 5.500 rpm. Untuk bore and stroke, memiliki diameter bore dan stroke 67mm X 66.8mm. Mesin ini juga sama digunakan dengan Honda CB500X. Kalau melihat figur angka horsepowernya kelihatan tidak begitu besar yah, namun ketika dicoba performa mesin Rebel 500 ini, terasa powerfull bro and sis, terutama dengan sensasi torsinya. Jika di Honda CB500X penyaluran tenaganya linear dan halus, maka lain hal dengan si Rebel 500 yang penyaluran tenaganya lebih sigap dan spontan sehingga torsinya lebih menonjok ketimbang saudaranya yang berwujud motor touring. Apalagi dengan ukuran bore dan stroke yang hampir square, otomatis akselerasinya mengisi terus disetiap putaran mesin. Oh yah, ada perbedaan settingan rasio gear juga antara Rebel 500 dengan CB500X, dimana di Rebel 500 rasio gearnya lebih pendek, sehingga lebih narik torsinya dan ganti giginya lebih cepat. Namun yah karena test ridenya hanya di area parkiran, paling dapatnya gigi 3 bro and sis, ngak bisa gaspoll hehehe…

Secara keseluruhan tentang mesinnya si Rebel 500, torsi mesinnya kuat, namun masih manageable. Artinya buat yang mereka baru naik dari kelas 250cc, bawa si Rebel 500 ngak bakal kewalahan sama tenaganya. Tenaganya masih termasuk “tidak sulit untuk dihandle”. Mesinnya juga bisa dibilang fun banget, apalagi dengan karakter torsinya pasti asik dipakai untuk menyalip – nyalip diperkotaan. Oh yah, mesinnya ngak panas lho bro and sis, masih adem lah untuk ukuran motor besar. Dan karena ini mesin dua silinder segaris buatan Honda, tentunya mesinnya berkarakter halus baik getaran dan suaranya. Jadi jangan berharap bersuara besar kaya motor cruiser Harley yahh.

Handling

Seperti yang dibilang sebelumnya, Rebel 500 ini sangat amat ramah untuk ukuran rata – rata orang dewasa. Sehingga, kalau dibawa jalan, ngak perlu khawatir jatuh soalnya joknya pendek dan membuat ridernya lebih percaya diri dalam menghandle si Rebel 500. Nah, untuk urusan kaki – kaki, pada bagian depan, Rebel 500 menggunakan suspensi teleskopik buatan showa dan suspensi belakang double tube suspension dari showa juga. Karakter suspensinya tergolong nyaman empuk khas Honda dan nurut banget ketika kita memberikan input ke setang. Namun, yah karena giginetral hanya mengetes motor ini di area parkiran, kita belum dapat mengeksplor lebih jauh mengenai suspensi ini terutama dijalan rusak. Tapi, kalau sekedar melewati jalanan parkiran yang menggunakan konblok, suspensi ini meredam getaran dengan sangat baik bro and sis. intinya nyaman deh selama pengetesan.

Lalu, apakah motor ini gampang ditekuk ?? jawabannya iyah, posisi badan yang rileks, body motor yang ramping dan tidak terlalu berat, posisi duduk yang pendek, serta dikombinasikan dengan mesin yang bertenaga, hasilnya motor ini handlingnya easy to use banget. Muter balik gampang, meliak – liuk kanan kiri juga gampang, belok pun terlihat lebih stabil. Lucunya, karena ban motor yang kita tes agak botak bagian belakang, jadi pas ditest sempat ada aksi ngedrift kecil – kecilan.

Satu lagi yang membuat handling Rebel 500 easy to use adalah ukuran ban-nya yang cukup besar dan agak lebar khas motor cruiser bobber. Ukuran ban depan 130/90-16 M/C 67H Tubeless dan belakang 150/80-16 M/C 71H Tubeless. Ban yang mempunyai tapak lebar dan besar ini dijamin membuat rider pede buat menikung kanan dan kiri bro and sis.

Pengereman

Berbicara soal peranti keselamatan, pada bagian depan, Rebel 500 dilengkapi satu rem cakram, dan satu rem cakram lagi pada bagian belakang. Rem ini juga sudah dilengkapi ABS (Antilock Braking System) 2 channel, depan belakang, sehingga menambah keamanan ketika rem mendadak dan mencegah roda untuk mengunci. Remnya sendiri tergolong pakem dan cukup untuk meredam kekuatan mesin 500cc si Rebel. Walau pakem, tapi yah pakemnya bukan pakem kaya motor sport yah bro and sis, at least remnya ngak senin kamislah hehehe… Rem bawaan pabrik sudah dirasa cukup untuk menghentikan laju motor ini, sehingga rider ngak perlu khawatir dengan performa remnya.

Kesimpulan

Dengan segala paket yang ditawarkan Honda Rebel 500 buat giginetral adalah motor yang menyenangkan dan easy to ride. Powernya ada dan torsinya kuat tapi mudah dikontrol, posisi duduk yang ramah untuk hampir semua orang, modelnya yang cruiser ada campuran klasik dan modern, membuat si Rebel 500 patut dijadikan pertimbangan apalagi untuk mereka yang baru mau main motor besar atau baru naik kelas dari motor 250cc dan mencari motor besar yang friendly to use. Ini motor kalau menurut giginetral bisa jugalah untuk digunakan sebagai motor besar harian untuk menemani aktivitas sehari – hari, apalagi suhu mesinnya yang tergolong adem. Overall ini motor enak banget.

Nah, untuk harganya sendiri, Honda melepas Rebel 500 dengan harga Rp. 154.500.000 (seratus lima puluh empat juta lima ratus ribu rupiah) per Juli 2018 OTR Jakarta – Tangerang, yang menurut kami pribadi harganya termasuk worth it apalagi dengan segala pelayanan aftersales yang ditawarkan Honda. So, jika anda tertarik, silahkan melihat motor ini di dealer BigWing Honda terdekat. Terima kasih sudah membaca dan semoga berguna.

Plus Minus

Plus:

  • Sangat easy to ride. Termasuk motor yang mudah dan friendly untuk digunakan.
  • Sangat cocok untuk mereka yang baru main motor besar atau baru naik kelas dari 250cc.
  • Torsi dan akselerasinya kuat untuk ukuran motor 500cc.
  • Jaminan aftersales Honda yang menambah ketenangan owner Rebel 500
  • Suhu mesin adem untuk ukuran motor besar.

Minus:

  • Posisi footstep yang ada ditengah cukup aneh untuk sebuah motor cruiser. Efeknya buat jangka panjang, terutama untuk mereka yang kakinya panjang, bisa pegel pada bagian paha.

Spesifikasi Honda CMX500 Rebel

TypeLiquid-cooled (8 valve), DOHC Parallel Twin engine
Engine Displacementcc471
Bore x Strokemm67 x 66.8
Compression Ratio10.7 : 1
Max. Power Output47,2 hp @ 8,500rpm
Max. Torque45.8 Nm @ 5,500rpm
Oil Capacityliter2.5
Fuel SystemPGM-FI
Fuel Tank Capacityliter11,2
Fuel consumptionkm/l27
StarterElectric
Battery Capacity12V
Clutch TypeWet, multi-plate hydraulic
Transmission Type6-speed
Final DriveChain
Frame TypeDiamond Steel
Dimensions (LxWxH)mm2.188 x 820 x 1.094
Wheelbasemm1488
Caster Angle28°
Seat Heightmm690
Ground Clearancemm136
Curb Weightkg190
Turning Radiusm2.85
Suspension TypeFrontShowa 41mm Telescopic forks, 140mm stroke
RearShowa 95mm twin tube suspension
TireFront130/90-16 M/C 67H Tubeless
Rear150/80-16 M/C 71H Tubeless
Brake TypeABS 2-channel
InstrumentsDigital
HeadlightBulb 55 Watt
TaillightBulb 8.3 Watt

By: Axel Mahal

Sumber gambar; google.com dan dokumen pribadi giginetral.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *