Tips – Tips Merawat Kendaraan Selama Masa PSBB Ala Giginetral.com

Hallo sobat sekalian, bagaimana kabarnya selama masa PSBB ini ?? Semoga semua baik – baik saja dan selalu dalam kondisi sehat. Sesuai dengan judul diatas, kali ini saya ingin berbagi beberapa tips – tips dalam merawat kendaraan yang saya lakukan dalam masa PSBB. Seperti kita tahu, selama masa PSBB ini, banyak kendaraan kita yang akhirnya menjadi garage queen, berdiam saja di garasi karena jarang sekali digunakan. Kendaraan yang berdiam saja di garasi tentunya tidak seperti barang mati pada umumnya yang dapat ditinggalkan begitu saja dalam waktu lama. Walau ditinggal di garasi, kendaraan tetap membutuhkan perawatan sehingga tetap siap dinyalakan jika sewaktu – waktu kembali dibutuhkan. Agar kendaraan tetap dalam kondisi siap gaspoll selama masa PSBB, berikut saya share beberapa tips agar kendaraan anda tidak menjadi “barang mati beneran” karena kelamaan disimpan dalam garasi.

20190401_151806[1]

  1. Jaga kebersihan kendaraan anda

Dimanapun kendaraan terparkir, baik di dalam garasi, di dalam rumah, atau di luar rumah, kendaraan anda pasti akan tetap mengoleksi beberapa kotoran karena disimpan terlalu lama seperti kotoran debu, pasir dan lainnya. Jika dibiarkan terus, lama kelamaan debu – debu yang menempel akan bisa sangat menebal dan dapat membuat kendaraan anda terlihat seperti barang dalam tumpukan gudang dan mungkin lebih parahnya, dapat menimbulkan jamur di beberapa bagian. Nah, untuk menjaga kendaraan anda dari debu atau kotoran, anda bisa melakukan tindakan mencuci kendaraan anda secara berkala. Tidak perlu sering – sering, sekali atau dua kali seminggu saya rasa sudah cukup untuk menjaga kebersihan kendaraan anda. Namun, jika anda terlalu malas untuk mencuci sendiri, anda dapat mengelap saja kendaraan sehingga minimal, debu yang tadinya menempel dapat terangkat dari motor atau mobil. Perhatikan juga kotoran – kotoran yang menempel di sela – sela kendaraan yang sulit dijangkau dan berpotensi menimbulkan kerak, karena kotoran seperti ini membutuhkan perhatian khusus. Terakhir, jika anda memang terlalu malas membersihkan kendaraan anda sendiri, anda dapat menghubungi beberapa usaha cuci kendaraan yang dapat datang kerumah anda. Tentunya, anda harus menerapkan beberapa protokol kesehatan jika anda mendatangkan orang dari luar, seperti memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan menerapkan social distancing.

2. Cek apakah ada “penghuni” di kendaraan anda

Ada baiknya setiap anda mengecek atau sedang membersihkan kendaraan anda, sesekali anda melihat secara lebih teliti apakah ada “penghuni” lain yang ada didalam kendaraan anda. Penghuni yang saya maksud bukan sesuatu yang kasat mata yahh, melainkan hewan yang suka mencari tempat gelap untuk bersembunyi atau menjadikan kendaraan anda sebagai rumah mereka. Pasti sobat sekalian, pernah mendengar atau melihat video atau foto yang memperlihatkan motor atau mobil yang terdapat ular didalamnya, atau tikus yang bersarang didalam kendaraan. Untuk mencegah itu ada baiknya anda melakukan pengecekan berkala pada kendaraan anda dan pastikan kendaraan anda dalam kondisi bersih. Biasanya hewan mencari tempat yang hangat, gelap, dan sedikit kotor (untuk tikus) untuk ditinggali. Perhatian harus lebih seksama, jika anda memarkir kendaraan anda diluar, bahkan di area yang dekat dengan tumbuh – tumbuhan. Biasanya parkir di area yang dekat dengan tumbuhan berpotensi masuknya serangga seperti semut ke dalam kendaraan. Bahkan parahnya, semut tersebut bisa membuat sarang didalam kendaraan anda. Oleh karena, pengecekan berkala harus dilakukan supaya jika ada hewan yang masuk kedalam kendaraan, anda dapat langsung mengetahuinya.

kawasaki-zx-25r

3. Panaskan mesin kendaraan secara berkala

Sebenarnya ini pengetahuan umum yang dimiliki pemilik kendaraan. Namun yang menjadi pertanyaan umum adalah seberapa sering dan seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan mesin kendaraan…?? Berdasarkan pengalaman saya yang berdasarkan pula pada beberapa literasi yang saya baca, bahwa memanaskan mesin kendaraan tidak perlu dilakukan sering – sering seperti setiap hari misalnya. Cukup semisal dua atau tiga hari sekali, mesin dinyalakan dalam waktu 5 sampai 10 menit sampai mesin mencapai kondisi temperatur kerja optimal. Jika anda memang bukan orang yang rajin menyalakan mesin kendaraan anda, maka minimal sekali seminggu sudah cukup memanaskan mesin. Menyalakan mesin selama kendaraan disimpan merupakan hal yang cukup penting, karena dengan menyalakan mesin artinya mesin masih dalam kondisi prima, baterai atau aki masih memiliki daya listrik yang bagus (tidak soak) dan memastikan oli mesin untuk bersikulasi sehingga menjaga daya tahan mesin.

yamaha-xsr155-5-things-to-know-5_720x540

4. Cek kelistrikan kendaraan

Selagi anda menyalakan mesin kendaraan, ada baiknya anda juga sekalian mengecek kelistrikan kendaraan. Maksudnya dari mengecek kelistrikan ini adalah untuk memeriksa apakah fitur – fitur didalam kendaraan masih bisa berfungsi. Untuk mobil, anda bisa mengecek lampu – lampu kendaraan (depan, jauh, rem, sein kiri kanan), klakson, indikator dalam dashboard (apakah ada yang menyala), nyalakan air conditioner (AC) dan rasakan apakah masih dingin, cek rem tangan, buka tutup sunroof (jika dilengkapi), buka tutup pintu elektronik jika ada pintu yang dibuka secara elektrik, tombol atau tuas pengaturan bangku, nyalakan radio serta sistem audio didalam mobil dan segala fitur elektronik yang kiranya bisa dicek dalam kondisi kendaraan berhenti di garasi.

Untuk motor, hal – hal yang dicek dapat berupa fungsi dari lampu – lampu kendaraan, nyalakan motor dengan tombol starter, jika dengan engkol perhatikan seberapa sulit anda menyalakan motor anda, perhatikan dashboard apakah ada lampu indikator peringatan yang menyala, tekan juga tombol informasi untuk melihat apakah tombol ini bekerja dengan baik sekaligus melihat informasi terkait keadaan motor anda. Khusus untuk moge atau motor –  motor premium, akan ada beberapa tombol fitur ekstra yang harus anda cek fungsinya (seperti tombol pemanas handle bar, tombol riding mode, pengatur ketinggian kaca depan, dan tombol fitur lainnya).

Triumph-Rocket-III-007_ZABikers

5. Dengarkan kendaraan anda

Ketika menyalakan mesin, ini juga waktu yang tepat untuk sekaligus mendengarkan suara kendaraan anda. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kendaraan anda tidak mengeluarkan suara yang diluar kewajaran selain dari suara mesin itu sendiri. Tentunya suara ini tergantung dari bagian komponen apa yang bermasalah, seperti suara berdecit, suara besi beradu, dan berbagai suara lainnya. Terkadang ada beberapa suara yang baru ketahuan jika anda menjalankan kendaraan anda. Jika memungkinkan, anda dapat mencoba menjalankan kendaraan anda sekitar komplek perumahan misalnya, hanya untuk mendengar, apakah ada suara – suara aneh yang dihasilkan, misalnya suara yang berasal dari komponen suspensi. Jika ada suara – suara aneh tersebut, ada baiknya anda langsung menghubungi bengkel atau mulai memeriksa internet terkait mencari asal suara tersebut.

Screenshot_20181109-085733_Chrome

6. Periksa tekanan ban

Kendaraan yang selalu diparkir belum tentu lho tidak selamat dari yang namanya ban kempes. Saya sendiri saja sudah mengalami ini beberapa kali sob, tidak hanya pada mobil, namun ban kempes ini juga terjadi pada motor dirumah. Ban yang berisi udara, seiring berjalannya waktu, walaupun hanya terparkir diam, lama – lama tekanan udaranya juga bisa berkurang sob. Berkurangnya sih ngak langsung drastis, namun perlahan – lahan pasti berkurang. Makanya terkadang, ban yang kekurangan angin tetap bisa terlihat sempurna (seperti ban yang tidak kempes). Contohnya, seperti motor saya yang bannya terlihat tidak kempes, namun begitu dibawa untuk isi angin, ternyata tekanan ban rendah sekali bahkan hampir habis. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga udara didalam ban dalam tekanan yang pas. Untuk hal ini, anda dapat mengecek secara berkala dengan alat pengukur tekanan ban. Namun, jika anda tidak memiliki alat pengukur tekanan ban, anda bisa sekali seminggu mengisi udara ban – ban kendaraan anda hanya untuk memastikan bahwa ban kendaraan dalam kondisi siap jalan jika sewaktu – waktu diperlukan.

Okeh sob, sekiranya itu dulu info dan tips dari saya untuk menjaga kendaraan supaya tetap dalam kondisi prima selama disimpan digarasi. Semua tips diatas memang berdasarkan pada apa yang saya lakukan dalam menjaga kendaraan – kendaraan dirumah supaya mereka semua dalam kondisi yang siap layak jalan. Kendaraan memang tidak seperti benda pada umumnya yang dapat ditaruh dan ditinggal begitu saja, kendaraan yang tersimpan tetap memerlukan perhatian dan perawatan dari pemiliknya. Dengan merawat kendaraan anda, maka kendaraan tersebut akan membalas anda dengan kondisi yang siap jalan ketika anda memerlukannya saat kondisi psbb ini berakhir. Semoga anda sehat selalu begitu juga dengan kendaraan anda, stay safe bro and sis.

By Axel Mahal for giginetral.com

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *