SM Sport V16: Short Test Ride Cruiser 250cc

Pembaca sekalian, pada akhir bulan Desember 2020 lalu, giginetral mendapat kesempatan untuk menghadiri acara test ride yang diadakan di kafe Mini Kopi yang berada di Green Ville, Jakarta Barat. Acara test ride ini merupakan acara yang diadakan oleh The Bikershop Jakarta yang merupakan dealer dari SM Sport, maka motor – motor yang dapat di test ride adalah motor cruiser SM Sport V16 dan SM Sport Classic. Untuk artikel ini saya akan membahas khusus SM Sport V16 yah. Langsung saja, bagaimana feeling berkendara motor cruiser 250cc yang dijual seharga 56 jutaan ini…?? Simak artikel ini.

DESAIN

Sebagai motor cruiser, V16 tentu mempunyai desain motor cruiser yang kental banget. Setang yang posisinya lebar dan tinggi, bangku yang lebar dan sangat rendah, posisi pijakan kaki yang jaraknya maju kedepan, tampilan mesin V-twin, serta wheelbase yang panjang, menjadikan V16 cocok sebagai motor cruiser sejati. Namun tidak seperti kompetitornya yaitu Keeway yang menganut aliran sport cruiser, maka V16 lebih kepada aliran classic cruiser. Apalagi banyak bagian di motor ini yang diwarnai dengan warna chrome sehingga terkesan lebih mewah dan klasik. Tampilan V16 bisa dibilang mirip – mirip dengan bentuk dari Harley Davidson Softail. Terakhir yang membuat cruiser ini semakin gagah tentunya kehadiran pipa knalpot dual exhaust panjang yang semakin menguatkan karakter cruiser.  Secara keseluruhan, buat giginetral, bentuk V16 ini cukup ganteng sebagai motor cruiser terutama buat mereka yang suka aliran cruiser klasik seperti ini.

FITUR

Sebagai motor bergenre cruiser classic, ternyata V16 tetap dibekali fitur – fitur modern seperti pada motor jaman now pada umumnya. Dari depan, lampunya sudah dilengkapi lampu LED yang sudah ada Daytime Running Light. Lampu depannya ini terang sob dan luas pencahayaannya. Lanjut ke bagian dashboard-nya, dibagian ini V16 memiliki dua dial yang berbentuk lingkaran. Dial sebelah kanan merupakan tachometer analog yang masih menggunakan jarum dan dial sebelah kiri (yang paling besar) merupakan dial dengan layar digital yang menampilkan berbagai informasi mengenai motor seperti tachometer, speedometer, indikator bensin, jarak, dan lainnya. Untuk lampu sein sendiri sudah LED juga dan sudah ada fitur lampu hazard, namun lampu belakang masih bohlam biasa. Untuk kapasitas tangki bensin cukup besar yaitu 14 liter, sehingga cocok lah untuk dibawa touring.

POSISI BERKENDARA

Okehh, saatnya naik ke atas V16, dan ketika naik rasanya kaya naik Harley banget. Posisi berkendara yang dihadirkan V16 ini termasuk dalam gaya berkendara cruiser yang super santai. Posisi setang yang lebar dan tinggi membuat posisi tangan melebar. Posisi bangku yang lebar dan sangat rendah (700 mm) otomatis membuat bokong sangat nyaman seperti di sofa dan buat orang Indonesia dewasa yang tingginya dibawah 170 cm, kaki pasti bisa menapak sempurna ke tanah. Lalu, posisi pijakan kaki yang maju kedepan, membuat kaki dibuat selonjoran kedepan untuk menggapai pijakannya. Kombinasi posisi tangan, bokong dan kaki ini membuat badan menjadi rileks banget serasa duduk diatas sofa yang bisa selonjoran. Posisi berkendara seperti ini tentu pas banget buat touring jarak jauh karena dijamin tidak akan membuat lelah dalam jangka panjang. Tentunya buat mereka yang belum pernah naik motor model cruiser begini, butuh membiasakan diri dulu terutama ketika nanti baru awal berjalan, biasanya akan bingung mencari posisi pijakan kakinya.

TENAGA MESIN

Putar kunci kontak dan nyalakan mesin, langsung terdengar suara mesin V-twin yang….agak halus ternyata. Kalau teman – teman mengira suara mesin V-twin motor ini akan seribut atau se-blarr Harley, ternyata enggak Sob. Suara mesinnya cukup halus serta getaran mesinnya pun cukup halus walau saat digeber, baru kerasa getaran mesinnya. Untuk suara knalpotnya juga ada dentuman suara khas V-twin, namun masih terdengar halus. Mungkin kalau ganti knalpot akan keluar suara blarr-nya.

Bicara spek mesin, sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa selain konfigurasinya yang menganut V-twin. Mesin 2 silinder V berkapasitas 250cc dengan pendingin udara ini menghasilkan tenaga sebesar 18,7 hp dengan torsi maksimal 19 hp pada 6000 rpm dengan top speed berdasarkan beberapa pengetesan media didapat diangkap 120 km/jam. Dengan power sebesar itu, mesin ini memang bukan menekankan pada tenaga. Karakter mesin ini memiliki tarikan yang halus semenjak awal, enggak ada drama sensasi menjambak begitu. Begitu diputaran menengah keatas pun tenaga mesin naik secara perlahan. Karakter mesin ini memang lebih cocok untuk jalan santai jarak jauh dan tidak pas untuk mengejar top speed. Buat mereka yang suka jalan santai, ini motor yang sangat cocok. Tapi buat rider yang doyan ngebut, saya rasa ini motor yang tidak pas untuk anda.

BANTINGAN SUSPENSI

Bicara suspensi, suspensi depan V16 menggunakan suspensi teleskopik yang diberi cover dibagian atas, sehingga terlihat sekilas seperti upsidedown. Untuk suspensi belakang, menggunakan suspensi double shock. Sesuai tujuan motor ini yaitu untuk kenyamanan jarak jauh, suspensi motor ini dibuat untuk memiliki karakter yang bantingannya empuk. Buat lewan polisi tidur, jalan rusak, dan jalan jauh, suspensi ini nyaman banget apalagi didukung dengan bangku lebar dan tebal, dijamin badan tahan riding lama – lama. Hanya kekurangannya suspensi ini kurang bagus dipakai menikung.

HANDLING / PENGENDALIAN

Motor cruiser sudah merupakan karakternya, bahwa biasanya motor bertipe ini bukanlah motor yang handal dalam hal pengendalian dan ini juga terasa ketika mengendari V16. Di jalur lurus, V16 memang terasa enak, apalagi dengan posisi duduk yang selonjoran, rileks banget dan stabil dijalan. Namun, ketika bertemu tikungan agak repot berbelok dengan motor ini. Riding diatas V16 dengan posisi badan ala motor cruiser, ketika menikung tidak akan bisa setajam motor sport atau naked. Ketika berputar balik pun juga terasa harus mengambil ancang – ancang yang agak lebar. Paling terasa lagi ketika dikemacetan atau melewati keramaian. Terasa bahwa motor ini tidak selincah motor yang lebih kecil karena wheelbase-nya yang panjang dan posisi badan agak menyulitkan ketika bermanuver mencari celah dikemacetan.

PENGEREMAN

V16 menggunakan rem depan dan belakang sudah menggunakan cakram. Remnya tergolong cukup pakem walau terasa lembut ketika handle rem ditekan. Sayangnya, rem motor ini belum dibekali fitur ABS, padahal pada bagian kalipernya sudah disiapkan adanya tempat untuk menaruh sensor ABS karena di negara asalnya yaitu Malaysia, V16 memang sudah dibekali ABS sebagai fitur standarnya.

KESIMPULAN

Overall saya pribadi menyukai motor ini. Sebagai motor cruiser 250cc, motor ini patut dipertimbangkan sebagai pilihan jika anda sedang mencari motor cruiser dengan harga yang terjangkau. Bentuknya sendiri sebagai cruiser classic modern buat saya sudah ganteng bahkan cukup cocok untuk bersanding dengan motor besar Harley Davidson. Mesinnya sendiri memang tidak bertenaga besar, tapi enak untuk jalan santai dan didukung dengan posisi duduk yang enak membuat motor ini cocok banget dipakai touring. So, jika anda mencari motor cruiser model classic yang berasal dari merek antimainstream dan mempunyai tampilan layaknya motor besar, SM Sport V16 bisa banget jadi motor anda.

Bila dirangkum dalam kelebihan dan kekurangan, maka sebagai berikut:

Kelebihan:

  • Bentuknya keren sebagai cruiser classic.
  • Tampilannya layaknya motor besar Harley Davidson.
  • Built quality lumayan bagus.
  • Harganya kompetitif dan terjangkau.
  • Mesin cocok untuk jalan santai.
  • Posisi duduk yang sangat santai.
  • Cocok banget jadi kanvas motor custom.

Kekurangan:

  • Jaringan aftersales belum banyak.
  • Tidak lincah dijalan.
  • Power mesin biasa saja.
  • Bangku penumpang belakang agak sempit.
  • Posisi knalpot double disebelah kanan berpotensi membuat luka bakar di kaki jika tidak hati-hati.
  • Kurangnya fitur ABS, padahal ada tempat untuk menaruh sensornya.

By Axel Mahal for giginetral.com

Terima kasih banyak kepada kafe Mini Kopi yang sudah mengadakan acara test ride ini dan kepada The Biker Shop Jakarta yang sudah menyediakan unit test ride.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *