Grandong: Motor Listrik Dengan Torsi Buas !!!

Pembaca sekalian, pada waktu yang sama ketika giginetral sedang mengetest motor SM Sport, kebetulan kami mendapat tawaran yang menarik dari owner kafe Minikopi. Tawarannya sangat menarik, yaitu kami diizinkan untuk mengetest motor listrik buatan Petrikbike. Tentu kami tidak menolak tawaran ini dan langsung kami iyakan. So, bagaimana rasanya membawa motor listrik yang diklaim mempunyai power setara motor sport 250cc ini ?? Yuk disimak sob karena ini seru banget !!!

BACKGROUND

Sebelum mulai, mari kita kenalan dulu dengan Grandong. Jujur, sebenarnya saya sendiri kurang begitu kenal dengan motor ini, makanya ketika menulis saya riset dulu kecil-kecilan mengenai motor ini.

Grandong merupakan proyek motor listrik custom buatan bengkel Petrikbike yang memang bisa membangun motor listrik sesuai pesanan customer. Sesuai label namanya yaitu Grandong (yang kurang lebih artinya seram), walau motor ini terlihat seperti rangka matic yang ditempeli motor listrik, nyatanya mempunya spek yang mengerikan untuk sebuah motor listik. Oh yah, motor ini bisa dibilang masih merupakan motor prototype yah, karena motor ini belum dibekali fitur apapun yang layak untuk jalan di jalan raya. Makanya Grandong masih berupa rangka saja, tanpa body, tanpa lampu, dan tanpa spion apapun.

Grandong mengawali hidupnya dengan sasis copotan dari motor listrik Trekko Flash. Sasis ini kemudian dipasangi sumber tenaga yang berasal dari baterai 72 volt 45 ampere yang dihubungkan ke motor penggerak QS MOTOR ring 12 V3 3000 watt. Kombinasi baterai dan motor ini menghasilkan tenaga yang cukup buas sebesar 39 hp dengan top speed tertinggi 144 km/jam berdasarkan hasil Dyno Run. Bayangin ajah, tenaga sebesar motor 250cc dikombinasikan dengan bobot motor seperti motor Beat. Dijamin ngejambak banget tarikannya !!!

Tentunya untuk mengendalikan dan menghentikan laju motor buas ini harus dibekali komponen yang mumpuni, makanya pembuat Grandong, mendatangkan beberapa part import dari China untuk mengendalikan motor ini. Ban depan menggunakan merek IRC 100/90-12, ban belakang menggunakan Shuotong Tire 120/70-12 dari China. Ban ini membalut pelek aftermarket ukuran ring 12 dari China juga. Untuk pengereman juga enggak main-main sob, depan dan belakang sudah dikasih rem cakram. Untuk depan cakram dijepit kaliper rem LNF Racing 4 piston Monoblok dan untuk belakang kaliper dari motor Satria F. Kaliper ini dihubungkan ke master rem via kabel rem merek HEL. Dijamin pengereman pakem banget. Untuk suspensi juga menggunakan merek LNF Racing dari China. Okeh sob, sudah puas kenalan sama Grandong, mari kita rasakan jambakan motor listrik ini.

TEST RIDE

“Jangan langsung digas penuh”, itu adalah pesan pertama yang kami dapat dari owner Minikopi ketika duduk diatas Grandong. Okeh, pelintir gas pelan-pelan untuk memajukan Grandong dijalan lurus. Begitu dirasa jalan kosong, langsung coba pelintir gas lebih dalam dan wwwuuussshhhh, langsung terasa jambakan torsinya si Grandong kuat banget. Asli sob, rasanya kaya akselerasi motor gede 600cc. Karena ini motor listrik, torsi yang dirasakan langsung maksimal dan instan dari kondisi diam. Ini mah kalo tangan kanan kebablasan bisa standing ini motor. Akselerasi kuat ini juga dikarenakan berat motor yang termasuk ringan. Tenaganya nagih banget, tapi serem juga karena ini motor kaya cuma rangka ajah. Untungnya, motor ini dibekali rem yang juga kuat untuk menghentikan laju motor ini. Tekan tuas rem, rem sudah kuat menahan laju kencang motor. Bicara soal handlingnya sendiri, ini merupakan motor yang kecil, sehingga gampang banget untuk ditekuk kanan kiri. Apalagi dengan torsi instan yang kuat, ini enak banget dalam kondisi stop and go. 

Setelah puas muter-muter sama Grandong, akhirnya kita diberitahu bahwa tenaga yang digunakan baru sebesar 20 persen sajah. Menurut owner Minikopi, diatas 20 persen tenaga mulai agak sulit dikendalikan dan membutuhkan keahlian khusus. Memang Grandong ini motor listrik yang gila.

KESIMPULAN

Grandong merupakan motor listrik terkuat yang pernah saya coba. Dengan adanya Grandong ini, jelas ini membuka mata, bahwa memang potensi motor listrik untuk menghasilkan motor bertenaga besar itu ada dan bisa dilakukan bahkan dalam wujud kecil seperti ini. Bisa saja nanti di masa yang akan datang, akan banyak scooter electric yang performance oriented seperti Grandong ini. Bisa dibilang semacam super scooter.

Okeh sob, sekian dulu cerita pengalaman naik Grandong. Sebelumnya, saya ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada owner Minikopi, Om Tedjo, yang sudah mengizinkan giginetral untuk mencoba si Grandong ini. Kami sangat terkagum dengan performa Grandong ini dan berharap kedepannya mungkin Grandong akan hadir dalam wujud full sebagai motor yang layak di jalan raya. Btw, jika sobat sekalian mau lihat Grandong langsung, bisa langsung cek ke kafe Minikopi di Green Ville, Jakarta Barat. Lokasinya bisa dicek di google map kok. Sekian dari kami giginetral, thank you for reading.

By Axel Mahal for giginetral.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *